Buka 24 Jam
Beranda » Mistik News » Senjata Masyarakat Nusantara Di Masa Lampau

Senjata Masyarakat Nusantara Di Masa Lampau

Ditambahkan pada: 26 Agustus 2016 / Kategori:
Kode : -
Stok : Ready Stock
Dilihat : 45 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Senjata Masyarakat Nusantara Di Masa Lampau kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Senjata Masyarakat Nusantara Di Masa Lampau

Senjata Masyarakat Nusantara Di Masa Lampau

Sejarah Pembuatan Senjata Traditional

Pemilihan Bahan Dasar Pembuatan Senjata Traditional

Senjata masyarakat Nusantara terawal adalah berupa Jenis tombak dari penciptaan tombak maka bercambahlah penciptaan senjata senjata lainnya seperti Beliung, Kapak, badik, Parang / Pedang, Keris, Lawi Ayam, Kerambit dan sebagainya.
Sebelum kehadiran teknologi metalogi , senjata nusantara adalah dari ketulan batu dan kayu yang dibentuk serta di asah menjadi sebuah senjata tajam. Dengan terjumpanya unsur unsur logam di nusantara, persenjataan nusantara telah berubah kepada unsur yang lebih kukuh. Para cendiakawan di masa tersebut telah membuat RnD dengan pencampuran berbagai bagai jenis logam yang terdapat di kawasan mereka.

Cara pembuatan senjata logam pada peringkat pertama adalah dalam kaedah molding. Bahan bahan logam dicairkan dalam satu bekas relau, kemudian logam cair tersebut dituang dalam longkang kecil yang dikorek pada permukaan tanah. Method ini berjaya menghasilkan bentuk senjata dahulu tetapi ia agak besar, bundar dan tidak kukuh. Kemudiannya para empu berubah kepada kaedah pembuatan melalui lipatan pelbagai logam. Di lipat-lipat berulang kali dalam keadaan panas menghasilkan jaringan logam yang bertindih tindih menguatkan lagi struktur senjata. Kemudian kaedah Sepuh pula digunakan iaini penyejukan secara cepat pada logam yang panas menguatkan lagi struktur mata senjata.

Ilmu pemilihan dan pengunaan logam dalam pembikinan senjata pada masa tersebut lebih cenderung pada unsur unsur kesaktian. Sebagai contoh, para empu pada masa tersebut percaya bahwa logam yang turun dari langit mempunyai unsur kesaktian yang tinggi lalu mereka mencampurkan batu meteorite dalam bahan bahan pembikinan senjata mereka. Besi yang berupa tulang juga adalah di-anggap begitu mistik sepertimana kepercayaan kepada besi tulang mawas dan besi tulang singa amat berharga dalam pembuatan senjata dahulu.

Unsur Unsur Pembuatan Senjata Logam Traditional – Metode Pertama

7 Jenis Besi adalah merupakan Unsur utama dalam pembikinan Senjata traditional.

1) Besi Waja – digunakan sebagai Besi Baja – majority struktur pada senjata
2) Besi Temiang – Merupakan logam berwarna putih atau Kelabu sebagai penguat Baja
3) Besi Pasir – ketulan logam yany berbentuk pasir – biasa dijumpai di kaki bukit
4) Besi Batu – Ketulan logam berbentuk batu kesil – biasa dijumpai di atas bukit
5) Besi Kursani – Batu berbentuk logam kekuningan (hematite) – berunsur sulferik
6) Besi Tahi Bintang – berasal dari jatuhnya benda dari langit atau batu Meteorite – sumber nickel, uranium – memiliki kepercayaan mistikal
7) Besi Leleh – batu panchur – di percayai sebagai unsur kekebalan

Antara bahan lain yang juga menjadi pilihan empu senjata terdahulu adalah seperti berikut
1) Emas, Perak dan Tembaga – dipercaya sebagai penambahan Nilai senjata dan anti-kebal
2) Besi Kuning – dipercaya memiliki anti – kebal
3) Besi Wali – supaya tidak berkarat – Berunsur seperti Stainless Steel
4) Besi Tulang – Mawas atau Singa – sebagai unsur Bisa ( Racun / Warangan )

Untuk mengenal pasti Besi tulang Mawas, apabila besi ini dibakar pada api yang kuat / sangat panas / temperatur tinggi, akan menghasilkan besi yang berasap dengan kuat dan asap ini amat beracun manakala besi Singa pula, apabila dibakar ia akan terbakar dan menghasilkan percikan api seperti bunga api. Di sebabkan unsur bisanya / warangan, hanya para empu yang terpilih sahaja akan bersetuju untuk mencampurkan besi tulang dalam pembikinan senjata mereka. Maka, senjata berunsur besi tulang ini adalah sangat tinggi nilainya disebabkan amat kurang dihasilkan dan rumit / bahaya pembuatannya. Dikatakan bahwa para empu dapat menghadapi risiko buta mata, lumpuh, koma bahkan maut bila menggunakan tulang mawas ini.

Unsur Unsur Pembuatan Senjata Logam Traditional – Metode Kedua
Unsur Besi 7 Pa

Metode pemilihan unsur pembuatan senjata berdasarkan pepatah kuno

“Dimanakah kekuatan seorang panglima perang…adakah pada tubuhnya atau pada kerisnya….akan tetapi tidaklah antara keduanya melainkan pada huruf Pa.”

Maka, dengan menurut kepercayaan pada unsur logam logam yang bermula dari huruf PA bisa menghasilkan kekuatan dan semangat juang atau akan mempunyai sebuah tujuan pasti, dengan dasar yang kuat pada pemakainya. Maka diantara unsur unsur logam logam pilihan seperti..puting parang patah, perisai perang pecah, pahat patah dan lain sebagainya. Dikumpulkan sebanyak 7 jenis dari sumber yang berbeda, kemudian digabungkan dengan besi waja sehingga menghasilkan senjata yang sangat berkualitas.

DSC09555 - Copy DSC09556 - Copy keris-eyang-sepuh-singkir-geni (1) keris-eyang-sepuh-singkir-geni (2)

Incoming search terms:

  • tombak tulang mawas
  • khasiat besi tulang mawas merah

Customer review dinonaktifkan: Senjata Masyarakat Nusantara Di Masa Lampau

Maaf, form customer review dinonaktifkan untuk produk ini

Produk Terkait Senjata Masyarakat Nusantara Di Masa Lampau

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan