Thursday, 20 September 2018 - -
Home » Mistik News » Badik Senjata Tradisional Masyarakat Sulawesi Selatan
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Badik Senjata Tradisional Masyarakat Sulawesi Selatan

Salam Rahayu, Kami Keluarga Besar Padepokan Azimat Sakti Nusantara melakukan pelayanan bisnis Online Murni dan terpercaya baik dari dalam dan luar negeri, untuk yang kesekian kali ini mempersembahkan artikel artikel tentang primbon pria dan wanita, primbon watak dan asmara, sex dan obat kuno warisan leluhur untuk kebahagiaan suami istri, belajar tenaga dalam, ilmu jampi aji aji, primbon wanita lengkap, sejarah batu akik aura dan kegunaanya, mujarrobat kubro warisan para leluhur, mujarrobat besar, penyembuhan alami dengan herbal dan pijat refleksi, transfer energy tenaga dalam jarak jauh, dan masih banyak koleksi pusaka atau mustika yang istimewa dan telah melewati serangkaian tirakat khusus dan maupun pilihan khusus sehingga dapat melengkapi sarana hajat dan tujuan anda semua,

Badik atau badek adalah pisau dengan bentuk khas yang dikembangkan oleh masyarakat Bugis dan Makassar. Badik bersisi tajam tunggal atau ganda, dengan panjang mencapai sekitar setengah meter. Seperti keris, bentuknya asimetris dan bilahnya kerap kali dihiasi dengan pamor. Namun, berbeda dari keris, badik tidak pernah memiliki ganja ( penyangga bilah). Tidak hanya mistis, badik juga memiliki nilai ekonomis dan nilai seni yang tinggi.

Badik Pada Masyarakat Sulawesi Selatan.
Badik sebagai salah satu jenis benda hasil dari suatu proses kegiatan teknologi menempa logam adalah perwujudan dari kebudayaan materil masyarakat Sulawesi Selatan. Badik sebagai benda budaya, dipahami dan dipercaya oleh masyarakat memiliki berbagai fungsi dan kegunaan yang tidak terbatas hanya sebagai senjata tajam, masyarakat percaya bahwa badik mempunyai nilai dan makna khusus.

Badik memiliki tiga fungsi dalam kehidupan masyarakat, yaitu:

1.Fungsi badik dalam keluarga
2.Fungsi badik dalam kegiatan ekonomi
3.Fungsi badik sebagai pembela diri

Kepercayaan Masyarakat Bugis
Menurut pandangan mayoritas orang Bugis Makassar, setiap jenis badik memiliki kekuatan sakti (ghaib). Kekuatan ini dapat mempengaruhi kondisi, keadaan, dan proses kehidupan pemiliknya. Sejalan dengan itu, terdapat kepercayaan bahwa badik juga mempunyai energy sehingga mampu menimbulkan ketenangan, kedamaian, kesejahteraan dan kemakmuran ataupun terhindar dari kemelaratan, kemiskinan dan penderitaan bagi yang menyimpan dan merawatnya.

Semenjak ratusan tahun silam, badik dipergunakan bukan hanya sebagai senjata untuk membela diri dan berburu tetapi juga sebagai identitas diri dari suatu kelompok etnis atau kebudayaan. Badik ini tidak hanya terkenal di daerah Makassar saja, tetapi juga terdapat di daerah Bugis dan Mandar dengan nama dan bentuk berbeda.

Secara umum badik terdiri atas tiga bagian, yakni hulu (gagang) dan bilah (besi), serta sebagai pelengkap adalah warangka atau sarung badik. Disamping itu, terdapat pula pamor yang dipercaya mempunyai energy ghaib yang dapat memengaruhi kehidupan pemiliknya.

Badik Makassar

Jenis Badik Makassar:

Badik Makassar memiliki kale (bilah) yang pipih, battang (perut) buncit dan tajam serta cappa’ (ujung) yang runcing. Badik yang berbentuk seperti ini disebut Badik Sari. Badik Sari terdiri atas bagian pangulu (gagang badik), sumpa’ kale (tubuh badik) dan banoang (sarung badik).
Lain Makassar lain pula Bugis, di daerah ini badik disebut dengan kawali, seperti Kawali Raja (Bone) dan Kawali Rongkong (Luwu).

Badik Bugis Luwu
Badik Bugis Kawali Bone memiliki bessi atau bilah yang pipih, ujung runcing dan bentuk agak melebar pada bagian ujung, sedangkan kawali Luwu memiliki bessi pipih dan berbentuk lurus. Kawali pun memiliki bagian-bagian, seperti pangulu (hulu), bessi (bilah) dan wanua (sarung). Seperti pada senjata tradisional lainnya, kawali juga dipercaya mempunyai energy ghaib kekuatan sakti, baik itu yang dapat membawa keberuntungan ataupun kesialan.

Kawali Lamalomo Sugi adalah jenis badik yang mempunyai motif kaitan pada bilahnya dan dipercaya sebagai senjata yang mempunyai energy ghaib dan akan memberikan kekayaan bagi pemiliknya. Sedangkan, kawali Lataring Tellu yang mempunyai motif berupa tiga noktah dalam posisi tungku dipercaya akan membawa keberuntungan bagi pemiliknya berupa tidak akan kekurangan makanan dan tidak akan mengalami duka nestapa. Itulah sebabnya, badik ini paling cocok digunakan bagi mereka yang berusaha di sektor pertanian.

Kul Buntet / Pusaran
Kawali Lade’ nateyai memiliki pamor berupa bulatan kecil pada bagian pangkal dan guratan berjajar pada bagian matanya. Badik ini dipercaya mempunyai energy ghaib dan dapat mendatangkan rezeki yang melimpah bagi pemiliknya. Badik ini memiliki kemiripan fungsi dengan Kawali Lakadang yang memiliki motif berbentuk gala pada pangkalnya.

Salah satu badik yang dipercaya sangat ideal adalah Kawali Lagemme’ Silampa yang memiliki motif berupa urat yang membujur dari pangkal ke ujung. Dipercaya bahwa pemilik badik tersebut senantiasa akan mendapatkan keselamatan dan kesejahteraan dalam kehidupannya bersama dengan segenap kaum kerabatnya. Sedangkan untuk mendapatkan kesabaran, maka dipercaya harus memiliki Kawali Lasabbara.

Uladeddu, Jenis badik bugis yang khas segeri
Kawali Ilakkoajang adalah jenis badik yang dipercayai sebagai senjata yang mempunyai energy ghaib dan mampu mendatangkan wibawa serta derajat yang tinggi.Badik ini memiliki motif guratan di seluruh tubuhnya. Sementara itu, bagi yang menginginkan kemenangan dalam setiap pertarungan hendaknya memiliki Kawali Latenriwale. Badik yang memiliki motif berupa bulatan oval pada bagian ujungnya ini dipercaya dapat membangkitkan sifat pantang mundur bagi pemiliknya dalam setiap pertempuran.

Bila dipercaya terdapat badik yang mengandung kebaikan, demikian pun sebaliknya terdapat badik yang mengandung kesialan. Kawali Lasukku Ja’na adalah badik yang dianggap amat buruk. Bagi siapapun, Kawali Latemmewa merupakan badik yang sangat tidak baik, karena dipercaya badik ini tidak dapat menjaga wibawa dan kehormatan pemiliknya. Menurut kepercayaan, pemilik badik ini tidak akan melakukan perlawanan kendati ditampar oleh orang lain.

Sejalan dengan kepercayaan tersebut, terdapat Kawali Lamalomo Malaweng Tappi’enngi yang memiliki motif berupa guratan tanda panah pada bagian pangkalnya. Dipercaya, pemilik badik ini seringkali terlibat dalam perbuatan zina. Badik ini memiliki kepercayaan yang berlawanan dengan Kawali Lamalomo Rialawengeng. Konon kabarnya pemilik badik seperti ini seringkali istrinya melakukan perzinahan dengan lelaki lain.

Apapun kekuatan sakti yang dipercaya dikandung oleh sebuah badik, badik tetaplah sebuah benda budaya bernilai sejarah yang akan meningkatkan identitas diri seseorang, terutama bagi kaum lelaki. Seperti kata orang Makassar mengenai badik “Teyai bura’ne punna tena ammallaki badik” (Bukan seorang lelaki jika tidak memiliki badik), begitupun dengan kata orang Bugis “Taniya ugi narekko de’na punnai kawali” (Bukan seorang Bugis jika tidak memiliki badik).

Menurut pandangan orang Bugis Makassar, setiap jenis badik memiliki mempunyai energy ghaib / kekuatan sakti (ghaib). Kekuatan ini dapat memengaruhi kondisi, keadaan, dan proses kehidupan pemiliknya. Sejalan dengan itu, terdapat kepercayaan bahwa badik juga mampu menimbulkan ketenangan, kedamaian, kesejahteraan dan kemakmuran ataupun kemelaratan, kemiskinan dan penderitaan bagi yang menyimpannya.Sejak ratusan tahun silam, badik dipergunakan bukan hanya sebagai senjata untuk membela diri dan berburu tetapi juga sebagai identitas diri dari suatu kelompok etnis atau kebudayaan.

Badik ini tidak hanya terkenal di daerah Makassar saja, tetapi juga terdapat di daerah Bugis dan Mandar dengan nama dan bentuk berbeda.Secara umum badik terdiri atas tiga bagian, yakni hulu (gagang) dan bilah (besi), serta sebagai pelengkap adalah warangka atau sarung badik. Disamping itu, terdapat pula pamor yang dipercaya dapat memengaruhi kehidupan pemiliknya.
Badik Makassar memiliki kale (bilah) yang pipih, battang (perut) buncit dan tajam serta cappa’ (ujung) yang runcing. Badik yang berbentuk seperti ini disebut Badik Sari. Badik Sari terdiri atas bagian pangulu (gagang badik), sumpa’ kale (tubuh badik) dan banoang (sarung badik). Lain Makassar lain pula Bugis, di daerah ini badik disebut dengan kawali, seperti Kawali Raja (Bone) dan Kawali Rangkong (Luwu).

Badik Caringin Tilu
Badik Bugis Kawali Bone memiliki bessi atau bilah yang pipih, ujung runcing dan bentuk agak melebar pada bagian ujung, sedangkan kawali Luwu memiliki bessi pipih dan berbentuk lurus. Kawali pun memiliki bagian-bagian, seperti pangulu (hulu), bessi (bilah) dan wanua (sarung).

Badik Bugis Kawali Bone memiliki bessi atau bilah yang pipih, ujung runcing dan bentuk agak melebar pada bagian ujung, sedangkan kawali Luwu memiliki bessi pipih dan berbentuk lurus. Kawali pun memiliki bagian-bagian, seperti pangulu (hulu), bessi (bilah) dan wanua (sarung).
Seperti pada senjata tradisional lainnya, kawali juga dipercaya memiliki kekuatan sakti, baik itu yang dapat membawa keberuntungan ataupun kesialan. Kawali Lamalomo Sugi adalah jenis badik yang mempunyai motif kaitan pada bilahnya dan dipercaya sebagai senjata yang akan memberikan kekayaan bagi pemiliknya.

Sedangkan, kawali Lataring Tellu yang mempunyai motif berupa tiga noktah dalam posisi tungku dipercaya akan membawa keberuntungan bagi pemiliknya berupa tidak akan kekurangan makanan dan tidak akan mengalami duka nestapa. Itulah sebabnya, badik ini paling cocok digunakan bagi mereka yang berusaha di sektor pertanian.

Kawali Lade’ nateyai memiliki pamor berupa bulatan kecil pada bagian pangkal dan guratan berjajar pada bagian matanya. Badik ini dipercaya dapat mendatangkan rezeki yang melimpah bagi pemiliknya. Badik ini memiliki kemiripan fungsi dengan Kawali Lakadang yang memiliki motif berbentuk gala pada pangkalnya.

Salah satu badik yang dipercaya sangat ideal adalah Kawali Lagemme’ Silampa yang memiliki motif berupa urat yang membujur dari pangkal ke ujung. Dipercaya bahwa pemilik badik tersebut senantiasa akan mendapatkan keselamatan dan kesejahteraan dalam kehidupannya bersama dengan segenap kaum kerabatnya.

Sedangkan untuk mendapatkan kesabaran, maka dipercaya harus memiliki Kawali Lasabbara.Kawali Ilakkoajang adalah jenis badik yang dipercayai sebagai senjata yang mampu mendatangkan wibawa serta derajat yang tinggi.Badik ini memiliki motif guratan di seluruh tubuhnya.

Sementara itu, bagi yang menginginkan kemenangan dalam setiap pertarungan hendaknya memiliki Kawali Latenriwale. Badik yang memiliki motif berupa bulatan oval pada bagian ujungnya ini dipercaya dapat membangkitkan sifat pantang mundur bagi pemiliknya dalam setiap pertempuran. Bila dipercaya terdapat badik yang mengandung kebaikan.

Demikian pun sebaliknya terdapat badik yang mengandung kesialan. Kawali Lasukku Ja’na adalah badik yang dianggap amat buruk. Bagi siapapun, Kawali Latemmewa merupakan badik yang sangat tidak baik, karena dipercaya badik ini tidak dapat menjaga wibawa dan kehormatan pemiliknya. Menurut kepercayaan, pemilik badik ini tidak akan melakukan perlawanan kendati ditampar oleh orang lain.Sejalan dengan kepercayaan tersebut, terdapat Kawali Lamalomo Malaweng Tappi’enngi yang memiliki motif berupa guratan tanda panah pada bagian pangkalnya. Dipercaya, pemilik badik ini seringkali terlibat dalam perbuatan zina. Badik ini memiliki kepercayaan yang berlawanan dengan Kawali Lamalomo Rialawengeng.
Konon kabarnya pemilik badik seperti ini seringkali istrinya melakukan perzinahan dengan lelaki lain.Apapun kekuatan sakti yang dipercaya dikandung oleh sebuah badik, badik tetaplah sebuah benda budaya yang akan meningkatkan identitas diri seseorang, terutama bagi kaum lelaki.

Seperti kata orang Makassar mengenai badik “Teyai bura’ne punna tena ammallaki badik” (Bukan seorang lelaki jika tidak memiliki badik), begitupun dengan kata orang Bugis “Taniya ugi narekko de’na punnai kawali” ( Bukan seorang Bugis jika tidak memiliki badik).

Etika Memegang Badik
Badik dipegang seperti memegang pistol hanya saja ini bukan senpi. Badik dipegang dengan satu tangan dengan ke – empat jari (jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan jari kelingking) di bagian depan pegangannya dan jari jempol di bagian belakang pegangannya menyentuh jari telunjuk dan jari tengah.

Semoga bermanfaat….

Berikutnya kami juga memberikan GARANSI dan JAMINAN dalam setiap pemesanan barang, sarana pendukung hajat, mustika, pusaka, rajah azimat, batu mustika, minyak sarana dan mimnyak pusaka dll, yaitu :

” GARANSI dan JAMINAN “

Tidak perlu diragukan dan di Khawatirkan, Kami memberikan GARANSI dan JAMINAN Kepada Anda:

Pertama, GARANSI dan JAMINAN bahwa produk yang anda pesan PASTI KAMI KIRIM sesuai bukti resi kirim setelah mahar kami pastikan masuk ke rekening kami, ke alamat tujuan sesuai alamat yang anda berikan dalam keadaan baik.

Kedua, GARANSI dan JAMINAN Pelayanan. Setelah memahar yang anda pesan, Kami akan senantiasa membantu anda konsultasi gratis setiap saat hingga mencapai hasil yang maksimal, sebagaimana yang Anda harapkan.

Ketiga , Jika anda sangat sibuk, menginginkan praktis tidak ribet, cepat tercapai, siapapun anda baik dari rakyat biasa, artis daerah, ibukota maupun nasional, pejabat biasa sampai pejabat negara, baik di dalam dan luarnegeri rahasia anda pasti kami jamin, kami berikan yang terbaik bagi anda

Dengan memahami bahwa setiap benda kuno, azimat rajah, mustika atau pusaka ini memiliki wasilah dan secara otomatis selaras setelah dilakukan proses penyelarasan dengan energy anda, namun yang lebih penting dan perlu anda ketahui bahwa energi yang ada adalah sarana untuk mempertebal iman serta ketaqwaan dan semuanya mutlak atas kehendak serta ijin Allah semata soal keberhasilan yang anda dapatkan.

Silakan hubungi kami untuk konsultasi:

Contact Person:

Azimat Sakti

SMS/ PHONE : + 628121 585 4444
WhatsApp : + 628121 585 4444
PIN BB : D35B9C01
PIN BB : 8AZIMAT8

 

 

 

Badik Senjata Tradisional Masyarakat Sulawesi Selatan

18 Agustus , 2018 , Kategori : Mistik News
Badik Senjata Tradisional Masyarakat Sulawesi Selatan

Badik Senjata Tradisional Masyarakat Sulawesi Selatan Salam Rahayu, Kami Keluarga Besar Padepokan Azimat Sakti Nusantara melakukan pelayanan bisnis Online Murni dan terpercaya baik dari dalam dan luar negeri, untuk yang kesekian kali ini mempersembahkan artikel artikel tentang primbon pria... baca selengkapnya

SURGA PERKAWINAN atau SURGA DUNIA

17 Juli , 2018 , Kategori : Mistik News
SURGA PERKAWINAN atau SURGA DUNIA

SURGA PERKAWINAN atau SURGA DUNIA Salam Rahayu, Kami Keluarga Besar Padepokan Azimat Sakti Nusantara melakukan pelayanan bisnis Online Murni dan terpercaya baik dari dalam dan luar negeri, untuk yang kesekian kali ini mempersembahkan artikel artikel tentang primbon pria dan... baca selengkapnya

Azimat Sakti Gada Wesi Kuning Gunung Gumitir

7 April , 2018 , Kategori : Mistik News
Azimat Sakti Gada Wesi Kuning Gunung Gumitir

Azimat Sakti Gada Wesi Kuning Gunung Gumitir Gunung Gumitir (dialek Jawa: gumitèr) merupakan sebuah gunung yang terletak di wilayah perbatasan antara Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi, lebih tepatnya antara kecamatan Silo dengan kecamatan Kalibaru, Provinsi Jawa Timur.Gunung ini terkadang... baca selengkapnya

PUASA APIT WETON ( RITUAL PUASA DI HARI KELAHIRAN )

5 Januari , 2018 , Kategori : Mistik News
PUASA APIT WETON ( RITUAL PUASA DI HARI KELAHIRAN )

PUASA APIT WETON ( RITUAL PUASA DI HARI KELAHIRAN ) Salam Rahayu, Kami Keluarga Besar Padepokan Azimat Sakti Nusantara mempersembahkan koleksi pusaka atau mustika yang istimewa untuk sarana hajat dan tujuan anda semua, Ketika anda tertarik dan membaca judul... baca selengkapnya

Khasiat Kayu Kokka Guna Kesehatan

21 Mei , 2017 , Kategori : Mistik News
Khasiat Kayu Kokka Guna Kesehatan

Khasiat Kayu Kokka Guna Kesehatan Salam Rahayu, Kami Keluarga Besar Padepokan Azimat Sakti Nusantara mempersembahkan koleksi pusaka atau mustika yang istimewa untuk sarana hajat dan tujuan anda semua, Ketika anda tertarik dan membaca judul “ Khasiat Kayu Kokka Guna... baca selengkapnya