Buka 24 Jam
Beranda » Artikel Terbaru » 7 EREVELD ( MAKAM BELANDA ) DI INDONESIA

7 EREVELD ( MAKAM BELANDA ) DI INDONESIA

Diposting pada 21 Desember 2016 oleh admin

7 EREVELD ( MAKAM BELANDA ) DI INDONESIA

Dalam penelusuran sejarah bahwa Indonesia pernah menjadi negara jajahan Hindia Belanda dan ternyata ada 7 makam (ereveld) dan tersebar di 3 Kota besar di Jawa. Dalam Bahasa Belanda Namanya EREVELD 7 ( makam belanda namun tidak hanya orang orang belanda saja kala itu yang dimakamkan disana namun ada juga warga negara indonesia baik muslim atau non muslim. Berikut ketujuh ereveld tersebut:

1. Ereveld Menteng Pulo, Jakarta

Kompleks ini mulai dibangun tahun 1947 hingga 1949. Pemerintah Indonesia menghibahkan lokasi ini kepada Pemerintah Belanda untuk menampung jasad korban perang dari masa pendudukan Jepang hingga tahun 1949. Di bulan Desember 1949, Belanda akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar. Mereka yang dikuburkan di sini adalah pria, wanita dan anak-anak dari kalangan sipil maupun militer.


Kompleks pemakaman ini berada di bawah naungan Kedutaan Besar Belanda. Ada beberapa peraturan yang melingkupi tempat ini. OGS atau Oorloch Gravenstichting (Yayasan Makam Kehormatan Belanda) menjaga tempat ini sesuai fungsinya dan menolak penggunaan makam untuk alasan yang menurut mereka kurang penting, misalnya sebagai lokasi pemotretan komersial. Namun mereka membuka pintu sebesar-besarnya bagi pengunjung yang punya minat terhadap sejarah dan arsitektur.

2. Ereveld Ancol, Jakarta


Di Ereveld Ancol ini bukan hanya pejuang-pejuang Belanda yang dimakamkan tapi pejuang-pejuang Indonesia yang pada waktu itu berjuang turut juga dimakamkan disini, satu lagi bukan yang beragama Christian saja tapi yang beragama Muslim juga ada disini. Ini terlihat dari bentuk nisan-nisan mereka. Untuk yang beragama Christian berbentuk Salib dan untuk yang beragama Muslim berbentuk Kubah (layaknya Kubah Mesjid). Wilayah dan tempat perjuangan mereka sampai wafat juga tertulis di nisan-nisan, seperti pejuang-pejuang yang wafat di Berastagi-Medan, Banjarmasin, Lembang, Sanggau Ledo, Bojonegoro, Ancol, Pontianak dan masih banyak lagi

3. Ereveld Pandu, Bandung

Ereveld di Pandu merupakan satu dari dua kompleks sejenis di Bandung (satu lagi di Cimahi) atau dari tujuh yang ada di Indonesia (antara lain di Semarang dan Surabaya). Tadinya makam-makam di dalam kompleks ini tersebar di banyak tempat namun kemudian dikumpulkan di tempat-tempat tertentu agar pengaturannya mudah.
Terdapat 4.000 makam di ereveld ini. Sebagian besar adalah tokoh militer dan korban perang yang meninggal di kamp konsentrasi Jepang hingga saat kejatuhan Jepang pada tahun 1945. Di titik tertinggi pada ereveld ini berkibar bendera dan di bagian bawah bendera tersebut tertera nama-nama orang yang telah terbunuh.
Di sini berdiri 2 monumen, satu untuk penduduk sipil yang dimakamkan tanpa ketahuan namanya, dan satu lagi untuk prajurit yang dimakamkan tanpa ketahuan namanya.
Wolff Schoemaker, arsitek Belanda yang merancang desain sejumlah bangunan terkenal di Kota Bandung, dimakamkan di Ereveld Pandu.

4. Ereveld Leuwigajah, Cimahi

Ereveld Leuwigajah merupakan salah satu taman pemakaman Belanda yang berada di daerah Cimahi. Hal ini terlihat jelas di latar belakang monumen yang berdiri di area makam tersebut terdapat bendera berwarna merah, putih dan biru yang menandakan bendera kebangsaan negara Belanda.

Menurut beberapa sumber menyatakan bahwa di tempat wisata Leuwigajah ini setidaknya ada 5.200 jasad yang dimakamkan di tempat ini, dan masih ada sekitar 25.000 jasad yang dimakamkan di Ereveld lainnya. Memang jumlah yang cukup fantastis dan tentu anda dapat membayangkan luas tanah untuk taman pemakaman ini.

Dan bukan hanya itu saja karena ketika anda masuk ke taman ini, anda dapat melihat sebuah monumen serta prasasti yang memiliki tulisan “ter eerbiedige nagedachtenis aan de vele ongenoemoen die hun leven offerden en niet rusten op deerevelden” di mana tulisan ini memiliki makna tersendiri. Jika diterjemahkan menurut bahasa Indonesia, tulisan yang terdapat dalam prasasati tersebut berarti “untuk mengenang dengan hormat mereka yang tak disebut tetapi telah mengorbankan dirinya dan tidak bisa beristirahat di taman-taman kehormatan”. Melihat arti dari tulisan ini tersirat bahwa Ereveld yang dibangun tersebut menjadi tempat yang layak bagi para pahlawan yang mungkin tidak mendapat tempat di tempat pemakaman pahlawan.

5. Ereveld Kalibanteng, Semarang

Ereveld Kalibanteng berdiri pada April 1949 sebagai Pemakaman Perang Belanda, Ereveld ini memiliki desain berbentuk segitiga dengan dipagari pepohonan dan kanal kecil. Komplek ereveld yang dalam bahasa Indonesia berarti Taman Kehormatan, sengaja dibangun Yayasan oorlogsgravenstichting atau yayasan kuburan perang agar warga sipil Belanda maupun pasukan negara kincir angin yang berada di Indonesia pada saat perang dulu supaya mereka dapat beristirahat dengan kehormatan.

Karena keindahan yang dimiliki oleh ereveld Kalibanteng ini, kompleks pemakaman yang biasanya terkesan angker dapat hilang, bahkan kesan indah dan sebaliknya kendati berupa komplek pemakaman, Ereveld Kalibanteng sangat enak dipandang dan sangat menyejukkan.

6. Ereveld Candi, Semarang

Taman Makam Kehormatan Belanda atau Ereveld yang terletak di kawasan Candi. Pada bulan Maret 1947, pemakaman Ereveld Candi ini diberi nama Ereveld Tillman.Pemerintah Indonesia merubah nama tersebut menjadi Ereveld Tjandi pada tahun 1967. Diberi nama Tjandi karena letak pemakaman ini ada di daerah Candi-Semarang.
Di Ereveld ini, tentara-tentara KNIL (Koninklijk Nederlandsche Indische Leger) dimakamkan karena gugur pada pertempuran Perang Dunia II di Jawa. Mereka yang meninggal di Luar Jawa, seperti Palembang dimakamkan kembali di Ereveld Candi pada tahun 1967.Sedangkan tahun 1968, dilaksanakam Pemakaman kembali tentara KNIL yang sudah dimakamkan di Makassar. Kurang lebih ada 1.100 jenazah yang dimakamkan di Ereveld Candi.

7. Ereveld Kembang Kuning, Surabaya

Pemakaman ini berada di sekitar kawasan Makam Kembang Kuning.
Kompleks pemakaman ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda tahun 1917 ini. Kompleks makam ini sebelumnya diperuntukkan untuk warga negara Belanda , termasuk Eropa. Keberadaannya masih difungsikan sampai saat ini yang kemudian berkembang menjadi makam bagi pemeluk agama Kristen dan Katolik, dan Tionghoa. dengan diberi pagar sebagai pembatasnya.
Tak setiap orang bisa memasuki kawasan itu tanpa izin dari Konsulat Belanda. Hanya pada hari dan kegiatan tertentu saja kita bisa memasukinya

Menarik kesimpulan dari tulisan diatas bahwa di Indonesia pernah menjadi tempat kedudukan negara Belanda atau disebutkan dalam sejarah pernah menjadi negara jajahan Belanda dan dapat dilihat dari peninggalannya berupa bekas pabrik, bangunan-bangunan tua, rumah sakit, jalur kereta api, pemakaman tentara tentara perang, tidak menutup kemungkinan pula bahwa tentara tentara atau warga sipil Belanda yang percaya dengan kekuatan ghaib memiliki benda atau pusaka yang dibawa dari negaranya untuk dijadikan azimat atau pegangan keselamatan ketika berada di Indonesia dan banyak pula orang yang pernah menemukan benda benda tersebut yang memiliki energy magis dan ghaib. ( KTB )

Incoming search terms:

  • produk dari belanda yang ada di indonesia

Bagikan informasi tentang 7 EREVELD ( MAKAM BELANDA ) DI INDONESIA kepada teman atau kerabat Anda.

7 EREVELD ( MAKAM BELANDA ) DI INDONESIA | Azimat Sakti

Komentar dinonaktifkan: 7 EREVELD ( MAKAM BELANDA ) DI INDONESIA

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan